saya dan mungkin juga anda jujur pasti pernah mengalami wajah hari yg berupa "pengkhianatan",, dan jujur lagi saya atau mungkin anda sangat - sangat benci dengan pemandangan seperti tersebut. hufttt,,, seolah perjalanan terburuk dalam sepanjang pengembaraan hidup. bagai tertusuk pisau tajam rasanya seperti tersayat sayat yg membuat hati sesak bahkan lebih sesak dari penyakit asma. krn hal seperti ini obatnya cuma "waktu" :(
yg lebih bikin gak enak hati adalah ingatan itu selalu muncul tanpa perlu menguras banyak waktu mengingatnya. terekam begitu kuat dan selalu terputasr secara otomatis tnpa diminta. "menyedihkan"
HHUUUFFFTTTT...... saya menghela nafas panjang
walo semlaman saya menangis tak berhenti sampai mata ini bengkak ternyata langit tetap saja cerah, matahari tetap saja bersemangat bahkan terkesan begitu perkasa dengan sinarnya.
meskipun saya gak tidur semalaman atau gak makan seharian truz mencaci mereka atau membodoh-bodohkan diri ternyata gak ada efeknya juga, yg ada justru cacing di perut saya protes kelaperan dan badan saya merajuk manja alias sakit... "menyiksa"
saya belum mati kawan,,, bahkan ternyata saya bisa tanpa dia dengan sendirinya
ahay,,, saya menjadi kuat krna keterpurukan saya
dan kalian tau saat semua harus terbalas dengan MAAF ternyata tidak lantas TERLUPAKAN begitu saja
bahkan masih jelas tertoreh dalam hati. gda yg bisa mengahpusnya, pake penghapus, tipe-x atau stiker sekalipun. bertanya dan terus bertanya adakah yg tau caranya ???
aahhh,,, andai bisa kulepas dari hati lantas saya kubur dalam-dalam :(
and finally saya biarkan saja membekas disitu,,, menjadi sebuah peringatan agar saya lebih berhati-hati,, mejadi pelajaran yg bisa saya ambil maknanya..
yachhh,,, meskipun sampai saat ini saya belum menemukan ramuan "amnesia pengkhianatan"
tapi setidaknya saya tau arti sebuah pengkhianatan ada kekuatan besar untuk lebih bisa menjaga hati (^_^)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar