Rabu, 12 Oktober 2016

SETUMPUK MIMPI

ini adalah tulisan ketiga di tahun 2016. iya, baru ketiga :) bukan krn aku nggak mau nulis, tapi memang sulit sekali mencuri waktu untuk menulis. rasa-rasanya waktu telah habis untuk banyak hal lain yg memang sudah jadi tanggung jawab'ku. well, ini tentang setumpuk mimpi. bukan hanya setumpuk sih, bisa saja bertumpuk-tumpuk atau seabrek atau bahkan tak berhingga (entahlah). pada dasarnya setiap orang punya impian, termasuk aku. krn aku percaya, dari mimpi itulah kita punya keinginan dan usaha yg lebih untuk mewujudkannya.
dulu aku menulis salah satu mimpiku di sudut buku catatan hutang dan pengeluaran yg harus aku penuhi. iya di sudut, kecil lagi. krn aku cukup sadar diri utk bisa mewujudkannya butuh waktu yg sangat lama bahkan mungkin terkesan mustahil. tapi aku lagi2 percaya, tak ada yg mustahil jika Tuhan menghendaki. jika DIA berkata jadi maka jadilah, tak ada yg sulit bagiNYA. aku inget pernah lihat tayangan ust.yusuf mansyur, beliau bilang jika kita menginginkan sesuatu namun tak punya uang, belilah dengan bersholawat, mintalah pada Allah dg sungguh2. perhitungkan waktunya, semakin besar keinginanmu, semakin perbanyaklah shawalatmu. dan akupun mencobanya, meski tidak dengan sungguh2, hanya sekedar iseng2 berhadiah. pikirku, jika Allah kabulkan aku dapat hadiah, jika tidak ya sudahlah memang aku tak punya uang utk mendapatkannya.Aku juga ingat pernah ada yang bilang, bahwa Allah akan memberi apa yg hambanya minta sesuai dengan kebutuhannya, bukan hanya keinginannya. mintalah, seperti anak kecil yg minta permen pada ibunya. anak kecil itu akan terus berusahaya merayu, merengek atau apalah sampai ibunya mau membelikannya permen. jika hari ini belum dibelikan dia akan coba lagi besok, besok dan besok terus sampai ibunya membelikannya, jika si ibu tidak membelikan permen seperti maunya, si ibu tau pasti apa alasannya, bisa saja permen itu terlalu pedas untuk anaknya, terlalu manis dan membuat batuk, kadalaurasa atau apalah sehingga harus memberi permen yg lain. tapi toh ibunya tetep memberikannya permen sesuai apa yg si kecil butuhkan :) (dan aku percaya itu)
Satu lagi yg menjadi pengingatku, adalah ketika slah seorang pimpinanku bilang, jika kita melakukannya sesuatu lakukan sambil berdoa. misalkan jika sedang menyapu di kantor, berdoalah supaya kelak kamu bisa menyapu rumahmu sendiri seperti sekarang, jika kamu sednag menyelesaikan pekerjaanmu brdoalah supaya kamu bisa menyelesaikan pekerjaan untuk kantormu sendiri begitu seterusnya. dan aku melakukannya.
kini mipi yg aku tulis utk 2017 hampir saja terpenuhi, lebih cepat dari apa yg aku tergetkan, lebih cepatdari waktu yg kumau, meski bukan persisi seperti keinginanku, tapi inilah yg aku perlukan sekarang. bukan soal besar atau kecil, tapi aku punya rasa syukur yg luar biasa memilikinya. ucap syuur dan terimakasih pada Allah dan Pak suami yg telah berupaya mewujudkan mimpiku :*

Minggu, 24 Juli 2016

Nol Km Jogjakarta

Saat aku ada disini, entah kenapa tak ingin kembali
ada banyak kesenangan yg tak kutemui ditempat yg lain
ini adalah tempat favoritku
meski aku tak seberuntung yg lain
menghabiskan masa muda bareng teman-teman, kuliah, ngekost, hang out
tapi toh sekedar singgah sejenak sudah sangat membuatku bahagia
jalan-jalan di jogja memang seperti butuh banyak kaki cadangan
tapi toh aku tak pernah hiraukan rasa capeknya
krn aku tau semuanya akan terbayar dan takkan bisa aku temui lagi ketika aku telah pulang
aku ada disini, bersama keluargaku sekarang. lengkap karna skarang sudah ada si kecil pula.
awalnya juga krn memnuhi keingannya utk naek kereta, dipilihlah jogja krn tempatnya yg alternatif dan gak ribet. tinggal turun dari stasiun ke penginapan dan jalan2.
terkadang kita memang perlu memanfaatkan kesempatan diantara kesempitan waktu yg ada agar tak semakin jauh dan akhirnya menjauh.
jogja hari ini begitu istimewa :)

Kamis, 16 Juni 2016

DAN DIALAH WANITA

Meski terkadang raga terasa letih dan bibir ingin mengucap lelah
namun jiwa berkata melangkah..
Saat mata ingin terpejam dan tubuh ingin bersandar
namun hati berkata terjagalah...
ketika segala amarah dan kecewa datang menghampiri
namun keinginan unttuk membenci pun takkan pernah terrjadi.
tak ada yang lebih kuat selain kekuatan doa
tak ada yang lebih hebat daripada keyakianan dan tujuan untuk membahagiakan

Sakit, sedih dan segala perasaan yang menghujat hati
sirna seketika oleh senyuman orang-orang terkasih
Saat amanah telah diberikan, saat itu pula semua keajaiban tercipta
menjadi insan yang luarbiasa tanpa (boleh) ada keluhan.
hanya bisa berucap pada diri sendiri
hanya boleh mengadu dalam sudut malam
dalam selembar kain tempat sujud
sedikit curhatan namun penuh doa bukan untuk dirinya
namun untuk mereka yang tersayang

ya, sejak kehidupan baru itu telah dipilihnya dalam sebuah komitmen yg sah
maka tujuanya hanya untuk membahagiakan...
dialah wanita yang bernama ibu.
ibumu, ibuku, dan semua ibu didunia...